Soal Sengketa Lahan Kelurahan Jatimulya, Camat: Kita Sudah Kirimkan Surat Laporan ke Bupati

0
115

Bekasi – Soal sengketa lahan Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan Kabuparen Bekasi belum ada titik terang. Rohim (49) ahli waris dari Hj Ron Binti Ribut, meminta agar Pemda segera menyelesaikan hak atas tanahnya. Hal itu disampaikannya setelah memasang pamflet. Rabu, (6/1/2021).

Rohim (49) mengatakan, mereka butuh kepastikan penjelasan tanah kurang lebih 1.000 meter persegi itu. Sebab sampai saat ini belum ada kejelasan lahan kami.

‚ÄúSampai sekarang, kami tidak mendapatkan kejelasan hak kami soal lahan yang kini dijadikan Kantor kelurahan. Makanya kami pasang pamflet untuk mengingatkan Pemda.” katanya.

“Nah, tinggal kelurahan ini bagaimana. Kami kan hanya nanya kejelasannya, apalagi katanya tahun ini bakal direalisasi apa gimana. Saya juga belum tau sampai sekarang. Makanya kita buat gebrakan seperti ini agar hak kami cepat diproses.”
lanjutnya.

Kata Rohim, selama ini belum solusi yang diberikan pemerintah sejak pergantian desa menjadi Kelurahan.”Alasannya, mereka bilang baru menjabat dan baru dilantik. Padahal masalah ini sudah bergulir sejak tahun 2016. Kami sudah bersabar. Kami engga mau masalah ini berlarut-larut.”keluhnya.

Kata Rohim, pihaknya pun tetap menyerahkan sepenuhnya bagaimana keputusan dan solusi yang diinginkan oleh pemerintah.” Kita serahkan ke pemerintah gimana maunya. Apakah bunyinya nanti ganti rugi apa gimana. Makanya saya minta kejelasan. Karena saya kan belum tahu,” tukasnya.

Masalah ini sudah pernah dibahas tapi karena ada pergantian pejabat setempat sebelumnya seperti Lurah dan Camat maka permasalahan ini sempat terhenti hingga sekarang.

“Makanya saya engga pernah dapat laporan. Masa saya harus nanya tiap hari, kan gak mungkin. Mestinya ada serah terima dari pejabat lama ke pejabat yang baru terkait hal ini.

“Agar tidak berpolemik, saya meminta Bupati Bekasi turun tangan untuk penyelesaian masalah ini secepatnya.”pungkasnya.

Terpisah, ketika dikonfirmasi. Kamis, (7/1/2021) Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan sudah melaporkan masalah ini ke Bupati Brkasi.

“Hari ini sudah kita kirimkan surat laporan ke Pak Bupati untuk penanganan masalah tersebut.” singkat Junaefi melalau pesan singkatnya. (ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here