Jembatan Penghubung Bekasi-Karawang Akan Dibangun di Bojongmangu

0
99

Cikarang – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun jembatan penghubung dengan Kabupaten Karawang untuk meningkatkan perekonomian penduduk di masa pandemi Covid-19. Jembatan penghubung kedua kabupaten ini akan didirikan di Kecamatan Bojongmangu.

“Dibangunnya Jembatan Bojongmangu – Karawang dapat meningkatkan perekonomian warga di kedua daerah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi di Cikarang, Rabu 20 Januari 2021.

Anggaran pembangunan jembatan penghubung tersebut berasal dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2021. Anggaran itu mencapai Rp30 miliar dengan bunga nol persen.

“Jadi anggaran provinsi ada Rp 60 miliar, kita bagi dua, Rp 30 miliar untuk pembangunan kawasan wisata Pantai Bungin dan Rp 30 miliar untuk Jembatan Bojongmangu Karawang. Kita hanya mengerjakan saja, DED-nya sudah disiapkan oleh Pemprov Jawa Barat,” katanya.

Alokasi anggaran PEN Rp 60 miliar itu merupakan bagian dari pinjaman pemulihan ekonomi nasional Pemprov Jawa Barat tahun 2021 sebesar Rp2,2 triliun dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Rp800 miliar di antaranya dipinjamkan ke kota dan kabupaten sebagai upaya menggerakkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19.

Camat Bojongmangu Agung Suganda menyambut pembangunan jembatan Bojongmangu-Karawang karena membuka akses ekonomi masyarakat. Jalur transportasi di wilayah selatan Kabupaten Bekasi yang melintasi Sungai Cibeet ini akan mempermudah warga. “Jadi orang mau ke Karawang atau ke Loji atau ke Jonggol tidak harus lewat Kaligandu,” katanya.

Jembatan Bojongmangu ini akan menjadi jembatan keempat penghubung utama wilayah Karawang-Bekasi. Tiga jembatan lain yang sudah ada yakni Jembatan Cabangbungin-Batujaya, Jembatan Pebayuran-Rengasdengklok, dan Jembatan Bojong-Tanjungpura. (ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here