dr Agung : Cegah Kasus Demam Berdarah, Lakukan Gerakan 3M: Menguras, Menutup dan Mengubur Genangan

Spread the love

Bekasi – Warga diimbau menerapkan gerakan 3M untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Bekasi Selatan.

Puskesmas Pekayon Jaya melakukan berbagai cara tersendiri dilakukan untuk mensosialisasikan antisipasi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) saat memasuki musim penghujan.

Salah satunya mereka gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan.

Kepala Puskesmas Pekayon Jaya dr Agung Insani Firdaus mengaku, kasus DBD memang sangat berbahaya. Oleh karena itu, pihaknya selalu melakukan upaya untuk mencegah penyakit itu.

“Tapi sekarang ini kita masih fokus kepada pandemi Covid-19. Padahal DBD ini sama bahayanya. Jadi mau engga mau, gerakan 3 M itu menjadi landasan pencegahan DBD.” kata dr Agung. Jumat, (5/3/2021).

Ia pun menghimbau semua masyarakat untuk melakukan gerakan 3 M (menguras, menutup dan mengubur genangan air) secara serentak untuk menghidari penyebaran DBD.

“Jadikan gerakan 3M menjadi kebiasan yang rutin. Seperti membersihkan tampungan air yang juga bisa berpotensi sebagai sarang nyamuk penyebaran DBD.”imbuhnya.

“Jadi memang nyamuk aedes aegypti ini bukan tinggal di tempat yang kotor tapi tinggal di tempat yang bersih. Apalagi fogging itu bukan buat pencegahan dan itu juga kurang efektif untuk memberantas nyamuk.” ucapnya. (jay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *