Aksi Pocong di Disdik Kota Bekasi Tolak Pengadaan Meubeler Rp 30 Miliar

Spread the love

Bekasi – Salah satu peserta aksi didandani layaknya pocong. Menariknya, pria yang memakai kaca mata hitam itu tergeletak ditanah dengan ditaburin bunga layaknya orang mati. Kamis, (21/4/2021).

Aksi ini merupakan gerakan yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari Bayangkara yang mengatasnamakan dari Komunitas Mahasiswa Kritisi (KMK) Kota Bekasi.

Mereka menggelar aksi demontrasi menolak pengadaan meubeler di Dinas Kota Bekasi yang dianggarkan tahun 2021 sebesar Rp 30 miliar.

Putra Khomaeni selaku Inisiator Komunitas Mahasiswa Kritis (KMK) menyampaikan, besaran dana meubeler tersebut hingga kini data tersebut belum juga diperlihatkan.

data yang didapat pihaknya dari Buku Laporan Keterangan Pertanggungjwaban (LKPJ) Darah Pemkot Bekasi tahun anggaran 2020 menyebut, pengadaan meubeler SMP sebanyak 6360 unit dengan anggaran sebesar Rp10 miliar dan terealisasi sebesar Rp 9,8 miliar.

Selanjutnya pengadaan meubeler SD sebanyak 9.520 unit dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar dan terealisasi sebesar Rp14,6 miliar.

“Dari besarnya anggaran itu, anehnya data kebutuhan pergantian meubeler belum dipublikasi. Kami curiga bahwa angka 30 miliar itu adalah angka Togel.” kata Putra dalam agitasi rilisnya yang didapat teropongindonesia.com.

Berikut tuntutan mahasiswa untuk dipublikasikan diantaranya,

1. Data aset pengadaan Meubeler tahun 2015-2008

2. Data penerima honor daerah (Honda) tahun 2017, 2018 dan 2018

3. Data anggaran PKBM tahun 2018-2020

4. Data beasiswa untuk mahasiswa tahun 2019-2020.

5. Batalkan pengesaan meubeler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pedoman Media Cyber | Redaksi Siber Post |