Akibat Arisan Warga Pejuang di Lockdown 

Spread the love

Bekasi – Akibat dari menghadiri arisan keluarga dan menghadiri pernikahan, wilayah RT 02 RW 025 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria dinyatakan lockdown diakibatkan beberapa warganya dinyatakan positif Covid 19.

Wali kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol A. Suprijadi dan Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Arm. Iwan Apriyanto juga dihadiri Camat Medan Satria, Lia Herliani pada hari ini mendatangi perumahan tersebut yamg dinyatakan kluster telah di lockdown akibat beberapa warga telah terkonfirmasi positif.

Penjelasan dari Ketua RT 02, Bapak Dedi Dahamugi juga didampingi oleh Ketua RW 025 Bapak H. Sudiono Ali, dari laporan warganya bahwa satu persatu telah dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19 dan sudah melaporkan ke ketua RW setempat serta ke Kelurahan. Dari 4 rumah yamg dilaporkan di area tersebut, Ketua RT 02 menyatakan semakin banyak warganya telah terkonfirmasi. Mengambil kebijakan bahwa area tersebut dinyatakan lockdown agar bisa menjaga keamanan daerah sekitarnya untuk tidak berkunjung ke wilayah RT 02.

Ketua RT tersebut membenarkan bahwa dari ke 4 rumah tersebut telah mengikuti arisan dan juga menghadiri pernikahan serta mereka juga satu perkumpulan setelah di tracing oleh pihak Puskesmas Pejuang. Sementara ada beberapa rumah yang mengikuti arisan namun tidak mengikuti kegiatan kondangan.

“Begitu di tracing dari 34 KK yang ikut arisan, 18 Kartu Keluarga dinyatakan positif. Kelurahan respon dengan warga kami maka telah diputuskan untuk area tersebut lockdown” ujar Ketua RT 02.

Warga tersebut ada yang menerima ada juga yang tidak setelah dinyatakan negatif, kata Ketua RT 02 karakter warga berbeda beda namun telah tersepakati bersama dari pihak 3 pilar wilayah Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria.

Untuk sementara, beberapa warga telah melakukan isolasi mandiri di kediamannya namun keluhan dari Ketua RT 02 RW 025 jika hanya beberapa rumah yang isolasi mandiri kami siap membantu mencari dana untuk para isoman namun jika sampai 10 rumah melakukan isolasi mandiri ia meminta kebijakan terbaik dari pihak Pemerintah Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang juga mendengarkan penjelasan mengenai tracing dari warga sekitar sangat menyangkan adanya kluster arisan dan kondangan yang seharusnya tetap mematuhi protokol kesehatan. Rahmat Effendi telah apresiasi kepada Ketua RT dan Ketua RW yang telah melaporkan atas adanya lockdown ini, ia mengatakan ini kana menjadi proto type dan role model mengenai peraturan lockdown wilayah sehingga peran 3 pilar di wilayah mampu mengatasi permasalahan mengenai Covid 19 di Kota Bekasi.

Rencananya, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jayakarta hadir pada hari ini untuk melihat lockdown wilayah yang telah diberlakukan akan tetapi karena ada tugas mendadak tidak bisa hadir dan akan dijadwalkan lain waktu.(jar/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pedoman Media Cyber | Redaksi Siber Post |