Disdik Akan Tindak Sekolah Yang Mewajibkan Wali Murid Beli Seragam

Spread the love

Bekasi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menegaskan penjualan seragam tidak menyalahi aturan dan harus berdasarkan kesepakatan komite sekolah. Demikian diungkaokan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman.

“Jadi saya pastikan tidak ada keharusan bagi peserta didik baru, membeli seragam sekolah baru.”katanya. Jumat, (24/9/2021).

Krisman juga menambahkan, bagi siswa-siswi yang kurang mampu bisa menggunakan seragam yang tidak harus baru. Namun, untuk atributnya harus disesuaikan.

“Prinsipnya tidak ada keharusan. Saya sudah berkali-kali memberikan penekanan dan saya sampaikan tidak ada keharusan, tidak ada paksaan, tidak ada keharusan bagi murid, siswa baru untuk membeli seragam,” jelas Krisman.

Pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orang tua atau wali peserta didik.“ Tidak ada unsur paksaan, tergantung dari orangtua siswa. Mereka pun sudah tergabung didalam komite sekolah,” kata Krisman mengungatkan.

Ia juga mengau sudah menyampaikan secara langsung kepada sekolah terkait seragam sekolah.

”Saya imbau tidak mengharuskan, tidak ada kewajiban. Kalau ada di koperasi dan harga sesuai dengan pasar lebih bagus lagi jika lebih murah, kemudian orang tua datang beli seragam dan atribut bed, ya silahkan,”lanjut Krisman.

Krisman melanjutkan karena koperasi sudah sesuai aturan hukum dan memiliki badan hukum. Dia menambahkan, prinsipnya sepakat soal seragam. Namun harganya juga harus wajar kalau bisa dibawah harga pasar.

Krisman menyebut, koperasi boleh menyediakan seragam sekolah namun tidak boleh memaksa siswa atau orang tua murid untuk membeli apalagi dengan harga selangit.

“Orang tua bebas beli di mana saja. Karena koperasi niatnya juga bagus, memberikan pelayanan dan supaya terjangkau,”pungkasnya.

Terkait adanya aduan masyarakat terkait penjualan seragam di media sosial milik Disdik, dirinya pun langsung turun kelapangan untuk mengkroscek kebemaran informasi tersebut.

“Jika ada temuan soal kewajiban membeli seragam baru, tidak menutup kemungkinan akan ada tindakan tegas dari Dinas Pendidikan.”tegas Krisman.

Pihaknya pun lanjut dia membuka keran keterbukaan informasi baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Kami sangat apresiasi dan sangat berterima kasih. informasi itu merupakan bagian dalam perbaikan ke arah lebih baik. Tentunya kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pedoman Media Cyber | Redaksi Siber Post |