Komisi IV Gelar Rapat Ekspose Naskah Akademik Raperda Ketenagakerjaan

0
178

Bekasi – Komisi IV DPRD Kota Bekasi gelar rapat ekspose naskah akademik Raperda Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di aula Ruang Rapat Gedung DPRD. Kamis, (4/11/2021).

Rapat ekspose naskah akademik ini dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Apindo dan sejumlah serikat pekerja.

Kepada wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mengatakan bahwa agenda ekspose ini membahas naskah akademik dari pihak perguruan tinggi yang diinisiasi oleh DPRD.

“Nanti naskah akademik Raperda Ketenagakerjaan ini akan kita antar ke pimpinan DPRD untuk pembahasan Pansus di Bapemperda agar Raperda ini dijadikan Perda di Kota Bekasi.”kata Sardi.

Sardi juga mengaku banyak mendapat masukan dari serikat pekerja. Diantaranya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi yaitu bagaimana raperda jangan membeni pengusaha.

“Nanti kita juga akan memperhatikan hak-hak tenaga kerja dari Isu Perlindungan ketenagakerjaam.”ungkap Sardi.

Begitu juga lanjur Sardi, untuk lowongan kerja bagi masyarakat khususnya bagi warga yang ber-KTP Kota Bekasi. Maka itu, pihak Disnaker agar naskah akademik ini disesuaikan dengan nomenklator terbaru. Seperti tenaga kerja TKI menjadi tenaga kerja imigran.

“Jadi, kita minta perguruan tinggi atau akademik agar menyempurnakan draf naskah akedemik sebelum diberikan kepada DPRD yang menjadi dokumen yang akan dibahas di rapat Pansus nantinya.”ujar Sardi.

“Kita tinggal menunggu penyempurnaan saja dari perguruan tinggi untuk naskah akedemiknya. Visinya tiga yakni tentang pelindung ketenagakerjaan dan koordinitas tentang ketenaga kerjaan serta hubungan industrial kerja. Jadi kalau pekerja sudah terlindungi, perasaan mereka akan senang dan pelaku usaha produktif.”Sardi menambahkan.

Ia juga mengaku bahwa banyak persoalan atau permasalahan tentang Pelindung ketegakerjaan ini , maka itu kata dia pihaknya berharap Raperda ini menjawab tentang pelindung ketegakerjaan.

“Yang sangat serius tentang ketenagakerjan ini adalah soal perlindungannya.”pungkasnya.

Di tempat yang sama Ketua Apindo Kota Bekasi Farid Elhakamy mengatakan, Raperda Ketenagakerjaan diharapkan mampu membawa perubahan sekaligus memajukan kesejahteraan tenaga kerja sekaligus perusahaan dan meningkatkan mutu tenaga kerja di Kota Bekasi.

“Jika perusahaan maju maka tentunya kemudian akan berdampak baik bagi kesejahteraan tenaga kerja,” ujarnya.

Bahkan menurut dia, ditengah pandemi ini setiap perusahan memliki kateristik yang berbeda-beda bahkan ada yang malah perusahaan yang makin meningkat produktifitasnya.

“Tapi juga banyak yang terpuruk akibat pandemi. Bagi mereka yang produknya naik, tidak terpengaruh. Tapi perusahaan yang terpuruk, mereka tetap berupaya.”katanya. (adv/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here