Hari Guru Nasional, Rudy Heryansyah: Kesejahteraan Guru Harus Ditingkatkan

0
105

Bekasi – Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November setiap tahunnya. Peringatan ini sebagai bentuk mengenang, menghargai, dan mengapresiasi jasa para guru di Indonesia. Sejarah Hari Guru Nasional tak lepas dari perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam mengupayakan pendidikan untuk masyarakat sejak zaman kolonial Belanda. Pemerintah memutuskan HGN pada 25 November dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Berkenaan dengan hari guru, anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Bekasi Komisi IV, Rudy Heryansyah mengatakan perlu ditingkatkan mutu pendidikan di Kota Bekasi yaitu salah satunya dengan menunjang ketersediaan jumlah guru SD dan SMP yg dinilai masih kurang sehingga bisa berdampak pada peningkatan mutu pendidikan

“Peran tenaga pendidik sangat penting menjamin mutu pendidikan sehingga kita ingin guru-guru sejahtera dan mutu pendidikan semakin baik di tangan para guru”, ujar Rudy pada Selasa, (23/11/2021).

Rudy menambahkan guru merupakan profesi yang mulia, pemerintah mesti memperhatikan pendapatan guru yang masih minim. Sebelum membicarakan masalah pengembangan kapasitas dan lain-lain, pemerintah perlu meningkatkan dulu kesejahteraan guru.

“Guru itu adalah tiang utama pendidikan. Orang Jawa bilang, guru itu digugu dan ditiru. Artinya, guru memberikan keteladanan. Oleh karena itu, ke depan, kesejahteraan guru harus diperhatikan dan ditingkatkan,” katanya

Politisi partai demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) menuturkan, dunia pendidikan yang dihadapi oleh wilayahnya saat ini bukan lagi hanya mengupayakan pendidikan yang dapat diakses (accessible) oleh setiap warganya, tetapi juga membenahi kualitas pendidikannya.

“Karena kualitas pendidikan menentukan kualitas sumber daya manusia, yang berkorelasi dengan peradaban bangsa Indonesia di masa mendatang,” tutur Rudy

Rudy juga mengajak semua pihak untuk memajukan dunia pendidikan di kota Bekasi agar generasi masa depan berilmu dan berakhlak.

“Mari bersama sama kita memajukan dunia pendidikan tanpa pengecualian dan hanya berorientasi pada kemajuan keilmuan dan akhlak anak didik kita selaku generasi masa depan,” pungkasnya. (adv/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here