Ketua DPRD Kota Bekasi H. Choiroman J Putro Sambagi Kantor IWO

0
109

Bekasi – Giliran orang nomor satu di DPRD kota Bekasi berkunjung ke kantor Ikatan Wartawan Online ( IWO) kota Bekasi.

Setelah rencana kunjungannya sempat tertunda beberapa kali karena berhalangan Ketua DPRD Kota Bekasi H. Choiroman J Putro, B.Eng, M.Si akhirnya menyempatkan diri juga berkunjung ke kantor sekretariat IWO di Sentra Kuliner Jambu Alas Jl Rawa Tembaga IA, Margahayu, Bekasi Selatan Kota Bekasi, Rabu Sore (22/12/2021).

Kedatangan ketua DPRD kota Bekasi dari fraksi PKS tersebut disambut hangat ketua IWO kota Bekasi Iwan Nendi Kurniawan didampingi beberapa pengurus IWO lainnya.

Mereka pun kemudian terlibat perbincangan gaya khas IWO serius tetapi santai mengulas berbagai issu yang sedang mengemuka di kota Bekasi, diantaranya soal demo mahasiswa, soal anggota dewan, juga soal permasalahan diseputar dunia kewartawanan yang akhir akhir ini sedang memanas.

Ketika ditanya tentang pandangannya terhadap eksistensi IWO kota Bekasi saat ini, Bang Choi panggilan akrab Ketua dewan kota Bekasi sangat mengapresiasi IWO karena menurutnya IWO adalah organisasi profesi yang harus didukung

Sebab dengan keberadaan IWO akan berimbas pada cara pembinaan terhadap anggotanya, sehingga anggotanya jadi semakin berkualitas yang mengakibatkan produk jurnalistiknya pun semakin berkualitas pula, kredibel atau dipercaya, sehingga bisa mencerahkan masyarakat

“Saya berharap apa yg jadi kendala dapat dilalui, selebihnya sukses bagi IWO selalu,” ujar Master Engineer dari sebuah universitas di Jepang mantap.

Saya berharap juga, tapi ini demokrasi sah sah sajalah, bagi para wartawan yg belum tergabung di IWO agar segera berkabung ke IWO. Dan saya mendorong bang Iwan sebagai ketua agar selalu memperbaiki kualitas manajemennya serta memperkokoh kualitas kode etiknya.

“Karena wartawan yg hebat adalah wartawan yang bisa memperbaiki kotanya,” tandas mantan PNS BPPT.

Ketika ditanya tentang cara untuk meningkatkan kualitas kewartawanan, Bang Choi menyebutkan dengan uji kompetensi, namun itu tidak semua, hanya salah satu instrumen saja untuk meningkatkan kualitas kewartawanan.

Lalu soal itu dibebankan ke siapa?  ke wartawan atau ke pemerintah kota. Menurut Politisi yang juga teknokrat, harusnya memang pemerintah kota yang memang punya kepentingan mendorong peningkatan kualitas wartawan yang baik
dengan cara menggunakan satu kegiatan kesbangpol misalnya.

“Wartawan dibantu bukan karena mereka tidak mampu, tapi karena mereka yang memang punya keinginan untuk mendapat pasilitas dari pemerintah kota,” tandasnya.

Dan menurut Bang Choi masih banyak lagi yang harus dikerjasamakan dengan wartawan karena wartawan apapun konteknya merupakan salah satu pilar demokrasi sama halnya seperti anggota dewan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here