Sepanjang 2021, Narkoba Jadi Kasus Paling Banyak di Kota Bekasi

0
176

Bekasi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Koga Bekasi menyebutkan bawah kasus yang paling banyak ditangani sepanjang tahun 2021 di Kota Bekasi didominasi kasus terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba, pencurian, kekerasan anak, penipuan dan penggelapan dan yang lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi pada awak media dalam rilis akhir tahun, di lantai tiga Kantor Kejaksaan Negeri Bekasi Jumat (30/12/2021).

“Tahun ini jumlah angka kasus kriminal di Kota Bekasi cukup tinggi.”ucap dia.

Pada tahun 2021 ini tercatat lanjut dia, ada 900 perkara pidana umum yang ditangani. Rinciannya, perkara Narkoba 70%, pencurian dengan kekerasan 12%, perkara kekerasan anak 10%, perkara penipuan dan penggepalan 10% dan perakara lainnya 8%.

Ia pun menegaskan, pihaknya akan lebih intensif dalam menangani kasus narkotika. Sebab, bagi dia sendiri, hal itu sudah cambuk dasar dirinya sejak pertama kali bertugas di Bekasi

“Saya pertama tugas di Bekasi berkomitmen untuk menuntaskan kasus peredaran Narkotika di Bekasi. Jadi kita sangat konsen menangani kasus narkotika,” terang dia.

Dirinya menilai jika wilayah Kota Bekasi berdekatan dengan DKI Jakarta yang sangat berpotensi menjadi daerah transit peredaran narkotika.

Di samping itu, Kota Bekasi merupakan salah satu kota maju, tentunya banyak dimanfaatkan oknum-oknum pengedar sebagai pasar peredaran narkotika.

“Ini memang komitmen kami bersama untuk memberantas narkotika,” kata dia lagi.

Selain perkara narkotika, dia juga menyebut hasil dari Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk kas negara sebesar Rp 1,594 999.616

Kemudian pihaknya juga telah menahan jumlah barang bukti sebanyak 811 barang BB yang telah berstatus inkrah dan yang telah dimusnahkan ataupun dikembalikan sebanyak 612 barang-barang rampasan yang telah dilelang yakni 11 unit motor, 1 unit mobil pada 15 Desember 2021.

iUntuk Seksi Pidana khusus  lanjut tia, terdapat 1 perkara korupsi dengan 2 orang terdakwa.”Dan saat ini masih tahap persidangan di Pengadilan tipikor Kota Bandung.”tuturnya.

Sementara untuk perkara tindak pidana perkara cukai dan kepabeanan masih tahap penutututan sebanyak 3 perkara dan 1 perkara masih tahap eksekusi.

“Disamping iuang negara yang sudah terselamatkan sebesar Rp 378.475.537. PNBP dari denda tipikor sekitar Rp 300.000.000.”‘ucapnya.

ISedangkan capaian pemulihan negara yang berhasil di tagih oleh bidang Datun hingga mencapai Rp 7.001.916.430 miliar.

“Untuk target  intelejen, penanganan hukum, penyuluhan hukum, pengawasan aliran kepercayaan, kehumasan Pora serta supporring untuk bidang lain yang sudah terlaksana.”tutupnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here