ARB dan Perpamsi Desak Kejari Usut Dugaaan Gratifikasi dan Monopoli Mamin Sekda Kota Bekasi

0
99

Bekasi – Puluhan Pemuda Bekasi yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) dan Persatuan Pemuda Bekasi (Perpamsi) melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang Perkantoran Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Pertanyakan terhadap Kejaksaan Negeri (KEJARI) Kota

Bekasi yang konon adalah salah satu lembaga penegak hukum di Kota Bekasi kembali muncul dan menganggap KEJARI Kota Bekasi telah kehilangan MARWAHNYA selaku lembaga penegak hukum, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK kepada mantan Walikota Bekasi.

Kedatanganya kali ini meminta Segera Menangkap Reny Hendrawati, Sekretaris Daerah Kota Bekasi serta oknum lainnya yang diduga kuat terlibat dalam dugaan tindak pidana kasus kasus Gratifikasi, Korupsi dan Monopoli kegiatan usaha atas Kegiatan Pengadaan Makan dan Minum pada instansi Sekretariat Daerah Kota Bekasi tahun 2021 dan 2022 yang nilai kegiatannya hingga mencapai milyaran rupiah.

” Kami meminta sikap tegas Kajari Kota Bekasi untuk dapat segera menangkap mengungkap kasus dugaan gratifikasi, dan monopoli kegiatan makan dan minum rapat di instansi sekretariat daerah kota bekasi tahun anggaran 2021 dan tahun 2022 yang nilainya mencapai milyaran rupiah. Karena hanya dengan itu krisis kepercayaan masyarakat terhadap Kinerja Kejari Kota Bekasi dapat terobati” Kata Machfudin Latif, Ketua Umum ARB kepada Awak Media, Bekasi (23/03/22).

Bukan hanya itu kedatangan ARB dan Persatuan Pemuda Bekasi (Perpamsi) kali ini juga menantang Kajari untuk Berani menandatangani Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari jabatannya jika

terbukti tidak mampu merealisasikan 2 (dua) Tuntutan Aksi kami diatas, dan terbukti tak mampu menjalankan tupoksinya sama seperti 6 (enam) Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

” apakah beliau berani untuk menandatangini surat pernyataan pengunduran diri apabila terbukti tidak mampu merealisasikan 2 (dua) Tuntutan Aksi kamu kali ini,” Dahlan Irawan ketua Perpamsi.

Ditemui ditempat yang sama Kasi Intel Kejari Kota Bekasi, Yadi Cahyadi mengungkapkan bahawa pihaknya akan terus berusaha untuk.menyelsaikan kasus korupsi di Kota Bekasi.

” kami tidak diam,selama ini kami bekerja dan bekerja,untuk itu kami Kejari Kota Bekasi meminta pihak-pihak untuk membantu,dan bukti saya bekerja selama dua tahun ini sudah tiga pelaku korupsi bisa tertangkap,” tutup Yadi.(jar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here