Pembangunan Tanggul Dikali Bekasi di Sinyalir “Proyek Siluman di Akhir Tahun”

  • Whatsapp

SiberPost.com, Kota Bekasi – Pekerjaan Normalisasi dan perkuatan tanggul kali bekasi tahap 2 (lanjutan) senililai Rp. 11.683.082.774, yang dilaksanakan di Perumahan Kemang Regency Kota Bekasi oleh PT. Orcalindo Lamtama Mandiri (OLM) pada pelaksanaannya “molor” dari waktu yang dijadwalkan.

Pekerjaan dibawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dibawah pengawasaan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane (BBWSCC) seharusnya selesai selama tiga puluh dua (32) hari terhitung sejak tanggal 29 November 2018, namun hingga tanggal 15 januari 2019 belum juga selesai, hasil pantauan siberpost.com (15/1) masih ada beberapa pekerja yang sedang melakukan pekerjaan.

Menurut keterangan salah seorang kontraktor yang tak mau disebutkan namanya ketika dihubungi oleh siberpost.com (2/1) mengatakan bahwa “sangat tidak mungkin pembuatan tanggul sepanjang 270 meter dapat diselesaikan selama 32 hari, karena selain dibutuhkan waktu untuk sosialisasi dan persiapan bahan baku selama kurang lebih dua minggu, jadi sangat tidak mungkin pekerjaan itu dapat diselesaikan selama dua minggu waktu yang tersisa, ujarnya.

Memang saat siberpost.com memantau pekerjaan tersebut (2/1) pekerjaan tersebut belum juga terselesaikan. Namun, menurut Zainal Abidin Selaku Humas dari PT. OLM saat itu menjelaskan bahwa pihaknya sedang meminta perpanjangan waktu dengan melakukan Permohonan Addendum kepada Balai Besar Wilayah sungai Ciliwung – Cisadane.

Namun ketika awak media siberpost.com (5/1) hendak mengklarifikasi informasi perihal keterlambatan pekerjaan tersebut, Pak Sagiman selaku Humas mengatakan bahwa dirinya tidak mau memberikan keterangan. Ditempat terpisah Baskoro selaku Pimpinan dari LSM LINAP saat diminta tanggapannya (16/1) perihal pembangunan tanggul tersebut, mengatakan “Ada indikasi pembangunan ini merupakan proyek “siluman”. Ketika ditanya maksud dari kata “siluman” adalah dimana proyek tersebut sangat tidak mungkin diselesaikan selama 32 hari, jadi diduga adanya KKN antara PT. OLM dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane.. (CBB).

READ:  Jelang Pilkada Bekasi, PKS dan Gerindra Intensifkan Komunikasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *