Penggusuran Bangli Berujung Ricuh, Surat DPRD Kota Bekasi Dicuekin?

  • Whatsapp

SIBERPOST.COM, BEKASI – Pengsuran bangli semakin memanas. Meski sudah dihimbau secara tertulis oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai. Namun Pemkot Bekasi tetap melaksanakan penggusuran puluhan rumah di RT 01/11 Jalan Bougenvile, Jakasampurna, Bekasi Barat.

Dalam surat nya Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai menyarankan agar penggusuran dilakukan secara persuasif untuk menjaga kondusifitas. Dan juga disarankan agar Walikota Bekasi mengedepankan musyawarah dengan mengundang warga berdiskusi mencari jalan damai.

Muat Lebih

Sementara Itu di lokasi penggusuran sempat ricuh. Pasalnya warga dibantu sejumlah mahasiswa bentrok dengan petugas Satpol PP. Sejumlah mahasiswa dari PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) terkena bogem mentah dari petugas Pol PP. Salah satunya Zainudin (25) yang mengalami luka serius di bagian wajah nya.

Dia dinilai telah memprovokasi petugas Satpol PP, dengan melempar batu ke arah petugas. menjalani pemeriksaan di Polrestro Bekasi Kota. Sekedar diketahui, sebanyak 57 KK pemilik rumah yang dinilai bangunan liar berada di sepanjang aliran kali.

Sekedar diketahui, puluhan rumah di Jalan Bogenville kelurahan Jakasampurna, kecamatan Bekasi Barat diratakan dengan tanah.

Petugas dari gabungan Satpol PP kota Bekasi dibantu oleh anggota Polres Metro Bekasi dan Kodim 0507/Bks merangsek masuk ke lokasi penggusuran.(red)

READ:  Rahmat Effendi dan Tri Adhianto “Janjikan Sekolah Gratis Jika Menang“

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *