Sidang Perdana Gubernur Jambi Non Aktif Zumi Zola

  • Whatsapp

 

SiberPost.com, Jakarta – Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola tiba di ruang sidang tindak pidana korupsi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sekitar pukul 10.00 wib (8/10/2018).

Muat Lebih

Untuk kasus gratifikasi, Zumi diduga menerima suap sebesar Rp6 miliar berkaitan dengan izin proyek-proyek di Provinsi Jambi pada 2 Februari 2018.

Selain Zumi, pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Arfan ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus yang sama.

Keduanya diduga menggunakan uang tersebut untuk menyuap sejumlah anggota DPRD Jambi demi memuluskan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018.

Sementara itu, untuk kasus suap, Zumi diduga meminta pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Arfan dan Saipudin, Asisten Daerah, untuk meminta sejumlah uang kepada para kontraktor yang rencananya akan diserahkan kepada anggota DPRD Jambi dan pihak lainnya untuk pengesahan rancangan Perda APBD 2018.

Zumi berhasil mengumpulkan uang Rp 3,4 miliar yang diduga akan dibagikan ke setiap anggota DPRD sebesar Rp 200 juta.

Dengan demikian, untuk kasus gratifikasi Zumi disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana.

Kemudian untuk kasus suap, Zumi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 200. (Red)

READ:  Diduga Hanya Karena Makanan, MAKO BRIMOB Depok Ricuh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *